Kembali Kekawah Candra Dimuka
February 7th, 2007 by ahmad-hadiSudah lama tak menulis, jadi sedikit kaku… Alhamdulillah… satu amanah sudah selesai… saat nya mengerjakan yg baru…. saatnya memulai kembali langkah yg terseok seok ini… tuk siap berlari… memulai amal baru mulai dg semangat baru…
Meskipun ada beberapa revisi disana sini toh demi kemantapan tesisku juga ujar temenku yang di Surabaya memberikan semangat. Wah klo liat temen2 di friendster semangat2x pisan nulis, nulis/forward bulletin maupun ngeblog. Apalagi akhi Apu’ yang sepertinya udah klimaks nyelesain buku puisi islaminya ![]()
Yuk semangat lagi perbaikin skrip setelah itu beresin wisudah klo gini terus bisa terlena lagi, jgn sampe nambah semester lagi de
Mengingat kesibukan kian meningkat, aku kan berusaha berbagi setiap ilmu yg kudapat hari ini pada dunia…. capek juga mengejar dunia…. ada kata2x bijak begini ‘makin kau kejar itu dunia… makin pula dia menjauh dari mu…. cukuplah dgn tawadhu dan bersyukur…. dunia itu akan datang pada mu…‘, kian kuhayati berulang kali, ghirah kerinduan syahid yg ku cita kan membakar semangat agar tetap fokus dgn ‘cita’ satu ini.
Afwan jika akhir-akhir ini jarang buat bulletin dan update blog lg. Jangan sampai penyesalan itu datang lagi, itu yg terlontar dari lisan ku karena ada amanah yg terlupakan sejak 6 bulan lalu, ku belajar dari setiap kesalahan yg terjadi, FOCUS …. FOCUS…, itu yg mejadi target bulan-bulan ini….., ya Allah ya Robb, hambah yg lemah ini hampir terlena dgn nikmat yg Kau beri, jgn jadikan hambaMu ini kaum yg merugi, karena lalai dari perintah2xMu. Azzam sudah kuat, sekarang kerjakan apa yg sudah terencana utk bulan-bulan kedepan, Abi Ummi kan segera kupenuhi janji ku dulu. Menjadi seorang PASCA SARJANA yg kalian harapkan, dan segera kutunaikan cita cintaku kemudian. Ya Rabb hanya pada Mu kembalinya segala cita dan harapan..
Sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan, dan kerjakan tugas selanjutnya dengan sungguh sungguh,”jadikan sabar dan sholat sebagai kekuatan mu…..” Ya Allah mudahkan lah… ku masih harus menunggu jawaban yg terbaik itu. Moga yang terbaik menurut Nya segera hadir menjadi jawaban atas masa penantian ini.
Sukses tuk dunia dan akhirat….Dream Come True…!!
26
January 1st, 2007 by ahmad-hadiapa arti 26 versi kamu?
ah, pertanyaan tidak penting tau… 
yang jelas hari-hari terus berjalan dan sampailah seorang Ahmad Hadi Hidayat di 26 tahun perjalanan kehidupannya.
Duhai diri apa artinya 26…
tidak ada hal penting ketika melewati hari itu. like usual. cuma ada doa dari beberapa orang saudara. dan itu, kuyakini jauh lebih bermakna dibanding beberapa kado yang tidak akan kekal.
Aku telah melewati detik, menit, jam, hari, pekan, dan tahun-tahun yang cukup panjang dan melelahkan. semuanya sudah berlalu…
Di hari lahirku ini bukannya bahagia, melainkan sedih 
Berapa banyak amal yang sudah aku lakukan selama itu? ku cuba mereka-reka jawabanya.
Ya, ternyata baru itulah, kesungguhan yang aku lakukan untuk menyongsong sebuah kehidupan yang pasti dan abadi. Ternyata, hanya sebanyak itu bekal yang aku kumpulkan untuk menebus kebahagian akhirat. Sudah cukup? Pasti tidak. Semantara aku sama sekali tidak tahu, berapa detik, menit, jam, hari, pekan dan tahun lagi yang tersisa dihadapan.
Saudaraku…
Sekarang, kita berada disini. Didetik, menit, jam, hari, pekan, dan tahun ini. Mari berdoa, semoga keadaan kita lebih baik dari yang lalu. Mari kita bersungguh-sungguh, karena hanya disini kesempatan kita untuk mengukir amal. ”Dunia ini hanylah 3 hari.” nasihat Imam Hasan Al Bashri. Ia melanjutkan, tiga hari itu adalah: “Hari kemarin yang sudah berlalu, dan kita tidak bisa lagi untuk merubahnya. Hari esok, adalah misteri yang kita tidak tahu apakah kita akan masih memiliki kesempatan didalamnya. Dan hari ini, kesempatan untuk kita melakukan amal salih. Maka,beramallah sebanyak-banyaknya…”
Wahai diri yang masih keanak-anakan…
Jalan ini panjang. Memerlukan waktu yang lama. Memerlukan pengorbanan yang sangat banyak. Tapi tak akan ada lagi jalan lain yang lebih selamat. Semoga الله mengantarkan kita ke puncak kemuliaan di dunia, dan mengizinkan kita menghirup kenikmatan surga Firdaus.
”Hari ini adalah impian hari kemarin, esok adalah impian hari ini, teruslah ber-MIMPI untuk menjadi lebih baik dari kemarin’‘. 
The Hajj at a Glance
December 24th, 2006 by ahmad-hadi“Labbaik Allahumma Labbaik. Labbaik, La Shareek Laka, Labbaik. Innal Hamdah, Wan Nematah, Laka wal Mulk, La Shareek Laka”
“Here I am at Thy service O Lord, here I am. Here I am at Thy service and Thou hast no partners. Thine alone is All Praise and All Bounty, and Thine alone is The Sovereignty. Thou hast no partners.”
FIRST DAY: 8 Zul Hajj
1. During the night before Fajr of 8 Zul Hajj, put on ihram, make your niyyah (intention) and recite talbiyah 3 times and pray to Allah Almighty.
2. After Fajr, leave Makkah for Mina. However, people can go to Mina even before Fajr during the night.
3. Today in Mina, offer Zuhr, Asr, Maghrib and Isha prayers.
4. Stay overnight in Mina
SECOND DAY: 9 Zul Hajj
1. After Fajr prayer in Mina, go to Arafat.
2. In Masjid-e-Namra, the imam leads Zuhr and Asr prayers, combined and shortened, at Zuhr time. At other places in Arafat, similarly combine these two salats or offer them at their proper times with jama’at.
3. Wuquf-e-Arafat or standing until sunset.
4. At Maghrib time, without offering Maghrib prayer, leave for Muzdalifah.
5. Offer Maghrib and Isha prayers together in Muzdalifah at Isha time.
6. Stay overnight in Muzdalifah.
THIRD DAY: 10 Zul Hajj
1. In Muzdalifah, after Fajr prayer and Wuquf, proceed to Mina.
2. Throw 7 pebbles at Jamrat-ul-Aqabah.
3. Animal sacrifice.
4. Shave your head or cut some hair from it.
5. Go to Makkah for Tawaf-e-Ziarat.
6. Stay overnight in Mina.
FOURTH DAY: 11 Zul Hajj
1. At any time in the afternoon, throw 7 pebbles on each of the 3 pillars starting with the first pillar, then on the middle pillar, and lastly on the pillar of Aqabah.
2. If you could not do Tawaf-e-Ziarat yesterday, do it today.
3. Stay overnight in Mina.
FIFTH DAY: 12 Zul Hajj
1. At any time in the afternoon, throw 7 pebbles on each of the 3 pillars in he same order as was done on 11 Zul Hajj.
2. If you could not do Tawaf-e-Ziarat earlier, it is essential to do it today before Maghrib.
3. You can leave Mina on 12 Zul Hajj before the sun sets. If the sun sets before you are able to depart, remain in Mina for the third night and throw pebbbles again the next day.
Note:
* In Mina, Arafat and Muzdlifa, all the prayers are shortened and offered at their proper times except noted above.
* Whenever you finish Tawaf-e-Ziarat during the night, come back to Mina for stay.
* There are 3 obligatory acts (Fard) without which Hajj is invalid:
- Ihram
- Wuquf-e-Arafat
- Tawaf-e-Ziarat
4. Before returning to your country after completing the rites of Hajj, perform the Farewell Tawaf (Tawaf al-Wida).
NOTE: for greater detail about performing Hajj or Umrah, please consult a more www.ummah.net source.
Takbiran atau Kembang Api
December 20th, 2006 by ahmad-hadiTahun ini Hari Raya idul Adha hampir berbarengan dengan Tahun barunya orang non-muslims…
mudah-mudahan banyakan yang takbir (keliling ato di masjid)….. habisnya kawatir juga klo ‘kembang api’ lebih semarak dari takbir. Gejala awal mengindikasikan idul adha kurang sosialisasi…. buktinya aku perhatikan di mall-mall ato supermarket lebih banyak aksesories natalan… 
petarungan antara yang hak dan batil akan terus berlangsung sampai hari kiamat. Kita harus melenyapkan hal-hal yang batil walau dengan cara yang halus, ”biar lambat asal selamat aja dulu” soalnya kalo cepat tepat blm bisa
selama belum datang kiamat…
kebaikan dan keburukan pasti selalu ada…
jangan selalu memuji kebaikan dan jangan selalu menghujat keburukan..
dengan adanya keburukan kita tahu kebaikan.
berpikir dan terus melakukan perubahan meski harus berakhir sebelum pencapaian hasil…
sedetik yang berlalu adalah sedetik hikmah untuk masa yang akan datang
solusi :

jangan penuhi proposal-proposal permintaan dana untuk merayakan tahun baru tapi penuhi proposal dana untuk merayakan idul adha..
ramaikan masjid tuk takbir & muhasabah
rapatkan barisan jangan terpecah belah… mari berpegang pada tali Allah… tegakkan aqidah dan keimanan kita
ada yang mau menambahkan solusi? 
Apa hanya sekedar publik figur?
December 12th, 2006 by ahmad-hadi
Bisnis Qolbu alias bisnis Rasa yang digagas seperti ESQ maupun MQ sedang marak kemaren-2, entah sekarang. Di harian Kompas (entah ada visi atau tidak) sekarang dikabarkan DT jadi sepi. Untuk yang tingkat spriritualnya sudah tinggi, bisa saja mengatakan Ketenangan Qalbu tidak harus mencari figur, isinya yang kita pahami bukan bungkusnya.
Sadar atau tidak sadar, ‘popularitas’ melalui media yang mengangkat Aa GYM sebagai figur teladan. Realitas di masyarakat kita sudah ‘terbiasa/budaya’ dengan pola monogami, populer sih masih tetep populer, hanya (hipotesa saya) DT akan menjadi pengajian ‘eksklusif’ sepertihalnya Darul Arqom (Rufaqa International).
Materi beliau itu adalah Qolbu, mari kita tafakuri apakah ibu-ibu sekarang masih mendengar ”materi” atau ”Isi” bukan figur. Terlepas dari visi dan misi beliau, soal qolbu adalah soal rasa. Sementara yang ”perasa” itu adalah sebagian besar kaum hawa atau ibu-ibu.
Dan bila kita mendengar DT menjadi sepi, lalu para wanita, para ibu, para muslimah dengan gagahnya bilang: ”makanya..! !!!!!, betul kan ..!!!”, alangkah prihatinnya kita.
Ini adalah Ujian buat kita, Manglebarkeun Dunya atawa manglebarkeun akherat?
Rasulullah dulu digelari Al Amin oleh kaum Quraisy Mekah, tapi tatkala dia menyampaikan Islam sebagai satu-satunya agama yang benar …. dia dianggap sebagai orang gila dan dicemooh dan malahan mendapat perlakuan yang sangat berlawanan ketika dia berhasil mendapatkan gelar AL Amin.
Nach Aa gym sekarang jadi cemoohan masyarakat karena melakukan sesuatu yang tidak populer padahal dari tinjauan syariat Islam itu halal dan bisa dipertanggungjawabkan oleh Aa gym sendiri. ya begitulah keadaanya… poligami yg nyata2 halal sudah dipolitisir oleh sebagian orang, walaupun orang tsb berlabel islam karena ya itu tadi, kualitas ummat kita emang sangat mengkhawatirkan di satu sisi mereka yg nolak juga yakin klo itu secara syar’i dibolehkan tapi di sisi lain, mereka berlindung dengan istilah ‘tapi’ atau ‘kurang bijak’ atau apapun. Nah, dari sini ketauan, mereka itu lebih mengedepankan syar’i atau tidak klo tidak, berarti, sudah ada ilLah lain selain Allah karena sebagai orang yg mengaku beriman tentunya harus mencintai yg dicintai Allah dan membenci apa yg dibenci oleh Allah.
Yang jelas… Aa Gym dalam hal ini sudah memperhitungkan dengan matang keputusannya sebab dia sadar betul posisinya, insyaAllah dia berhasil dengan poligaminya… dengan begitu Islam juga bakal sukses dengan sendirinya… terlepas.. apakah nanti bakal banyak pria yang minat poligami… tapi rasanya tidak masalah.. jika hal itu bisa mengurangi anak diluar nikah, mengurangi perceraian, mengurangi WTS, mengurangi ‘pengangguran’, mengurangi zina, menambah biaya ongkos hidup (suami), menambah konsentrasi suami. Ya dilihat positifnya dulu aja.
Mudah2an Dengan keberanian AA Gym dengan memulai poligami insyaAllah masyarakat kita mulai paham klo poligami dalam islam itu ga sekedar nafsu belaka tapi karena tujuan MULIA dan tidak sembarang Orang yang bisa melakukan perlu kajian dan standard yang tinggi.
Keep spirit aa gym … memang dakwah itu tidak selalu manis
Silahkan memberi komentar mengenai isue poligami ini. Berdasarkan contoh panutan, mampu menempatkan akal pikiran dan keyakinan pada proporsi sebenarnya.
Arti Sebuah Amanah
December 3rd, 2006 by ahmad-hadiRasanya kuingin tunaikan sebuah sunnah
Agar terhindar dari perbuatan zinah
Agar terjauh dari prasangka dan fitnah
Kini ijinkan ya Tuhan kumulai berbenah
Menggapai sebuah bahtera yang sakinah
Menjalankan arti sebuah amanah
Ketika kutemukan sebuah denah
sebuah sosok yang syarat dengan hasanah
jiwaku terasa semakin tumaninah
Telah tertanam ‘rasa’ yang tak akan musnah
Tak akan pernah dan tak akan pernah
Laksana busur yang telah terpanah
Andaikan diri ini berkalang tanah
Biarlah ‘rasa’ tetap tegar tak pernah punah
Meski hanya sebuah asa di Raudhatul Jannah
Senandung di bulan Ramadhan
October 15th, 2006 by ahmad-hadiBaik menjelang & di bulan Ramadhan ini banyak sekali lagu pop2 indonesia pindah aliran ke nuansa nasyid. Sebut saja GIGI dalam album Pintu Sorga, Radja album 1000 bulan, Ungu album SurgaMu, Tompi album Soulful Ramadhan semuanya itu menghiasi belantika musik Indonesia selama Ramadhan ini, Wallahu A’lam selanjutnya apakah istiqomah dalam bernasyid.
Tp yang saya akan bahas disini bukan album-album tersebut. Bagi peminat album dengan genre religi islam, nama OPICK (Aunur Rofiq Lil Firdaus) tentu tidak asing lagi…. setelah suksesnya album pertama “Istighfar” mencecah 800,000 unit terjual….. kini OPICK tampil dengan album kedua berjudul “Semesta Bertasbih” yang dirilis pada Agustus 2006. Terinspirasi dengan serentetan bencana yang menimpa umat manusia, melalui album Semesta Bertasbih, Opick kembali menyerukan untuk bertobat dan memohon perlindungan Allah.
Antara lagu2 yg menjadi kesukaan razzs Taqwa, Takdir, Irhamna dll. Lagu-lagunya dari album pertama kebanyakan dipakai oleh Sinetron-sinetron Rohani. Lagu Takdir Opick berduet dgn Melly Goeslaw, lagu ini merupakan lagu tema untuk sinetron TV yang sedang ditayangkan di RCTI “Bunga Syurga”. Kolaborasinya dengan Melly dalam lagu Takdir ini menciptakan kesan tersendiri baginya. Pandawa Lima, Amanda dan Wafiq Azizah diajak juga berkolaborasi, diakui akan menambah makna religi dengan lagu yang dilantunkannya. Ungkapan yang tak ternilai dengan mengagungkan Asma Allah dengan balutan seni Islami.
Vokal OPICK yang begitu syahdu & mantap diringi pula dgn lirik yang penuh makna. Diantaranya lirik lagu TAKDIR ini berbunyi…
Bila mungkin ada luka coba tersenyumlah
Bila mungkin tawa coba bersabarlah
Karena air mata tak abadi
Akan hilang dan berganti (hilang kan berganti)
Bila mungkin hidup hampa dirasa
Mungkinkan hati merindukan Dia
karena hanya denganNya hati tenang
Damai jiwa dan raga
….dan apa komen Opick bila berduet dgn Melly…(dipetik dari warga kota)
Soal kolaborasinya dengan Melly Goeslaw di lagu Takdir, menurut penyanyi yang asalnya rocker ini memberi nilai lebih pada isi lagunya karena ia dan Melly satu hati dalam menghayati isi lagu itu.
“Sebenarnya ada rasa malu saya berduet dengan Melly. Tapi, dia menenangkan saya dan dia sangat cepat masuk ke dalam lagu itu. Jadi, beberapa jam latihan langsung bisa bagus,” kata Opick.
Dari 10 lagu yang ia buat di album solo religi kedua ini, Opick paling terkesan dengan lagu Takwa. Katanya, lagu itu terinspirasi 20 sifat Allah. Dari perenungannya, Opick menciptakan lagu tersebut dan seusai mencipta, Opick menderita sakit cukup parah.
“Saya melihat gambaran kematian. Saya membayangkan diri saya di dalam keranda. Lewat lagu itu saya memohon keselamatan dan saya berharap lagu itu bisa dipakai orang-orang yang juga membutuhkan keselamatan,” katanya.
Silakan download album terbarunya di :
http://alqassam.multiply.com/music/
http://nicegreen.multiply.com/music/
http://pusssmiauw.multiply.com/music/
http://imaslia.multiply.com/music/
lyrics :
http://semestabertasbih.blogspot.com/
Salam Ramadhan
Hadi bin Ahmad
Ketika Matahari Terakhir Bulan Sya’ban Terbenam
September 24th, 2006 by ahmad-hadi
Ketika matahari terakhir bulan Sya’ban terbenam, bulan baru diufuk timur terbit. Bulan Ramadhan. Bulan yang dipercayai sebagai bulan yang penuh berkah. Bulan yang diibaratkan sebagai oase bagi jiwa yang kehausan pada sebelas bulan yang lainnya didalam mengejar kebutuhan nikmat duniawi.
Ketika matahari terakhir bulan Sya’ban terbenam, saat-saat setan mulai dikekang. Jiwa yang terseok-seok untuk mendekati-Nya karena rasa angkuh yang menyelubungi diri, akan dijanjikan kemudahan untuk menemukan kelemahan-kelemahan diri.
Menemukan bahwa diri ini lemah tidak berdaya adalah alasan spiritual yang paling logis untuk bersandar hanya kepada-Nya.
Ketika matahari terakhir bulan Sya’ban terbenam, saat sujud-sujud malam mulai kembali dipanjangkan. Saat doa-doa berkumandang menghiasi keheningan langit malam. Saat kembali menguntai harapan untuk bertemu dengan malam terindah, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ketika takdir diri kembali ditetapkan.
Ketika matahari terakhir bulan Sya’ban terbenam, saat ibadah shaum ramadhan dimulai. Konon, dengan berpuasa, diri yang fana menjadi lemah, sedemikian lemahnya sehingga diri yang hakiki, yang cenderung kepada kebenaran dan bersinar oleh-Nya saja, akan mengemuka.
Selamat menjalankan ibadah shaum bulan Ramadhan, semoga meraih kemenangan besar. Semoga menemukan diri yang hakiki sehingga jiwa kita akan senantiasa diliputi kedamaian sampai akhir hayat menuju fajar kehidupan baru di hari kemudian kelak. Aamiiin
Menjelang magrib
30 Sya’ban 1427
Hadi bin Ahmad
Hatiku, kapankah engkau akan berdamai dengan diriku?
September 17th, 2006 by ahmad-hadiTadi malam,
bulan muncul setengah muram
bintang yang sekecilnya pun enggan menjenguk
seakan langit kelam bukan alasan
juga angin menari tak sepenuh hati
~~~

Bila hati kosong,
isi pikiran pun tak ada artinya
Kasih sayang hati terbagi seperti dahan-dahan pohon cedar. Jika pohon itu kehilangan satu dahannya yang kuat, ia akan menderita, tapi tidak akan mati. Dia akan mengerahkan seluruh dayanya untuk dahan yang akan lahir. Sehingga ia akan tumbuh dan mengisi tempat yang kosong itu.
Hati ibarat kereta
senantiasa dijaga agar tetap pada relnya
sekali ia keluar dari relnya,
jatuh korban , di dirinya, di orang lain, di sekitarnya
bahkan seorang Aa Gym pun berujar
“jagalah hati, jangan kau nodai
jagalah hati, lentera hidup ini”
Sampai dimana berarak awan
bagi siapa mata kupejamkan
pecah bulan dalam ombak lautan
dahan-dahan di hati bergetaran
Hatiku, kapankah engkau akan berdamai dengan diriku?
“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada-Mu, dari hati yang tidak pernah tunduk, dari doa yang tidak didengarkan, dari jiwa yang tidak pernah merasa puas dan dari ilmu yang tiada bermanfaat.”
Hadi bin Ahmad
Di penghujung Sya’ban
Jakarta



